Sekilas Info
Firmus yang didukung Nvidia menandatangani kesepakatan OpenAI multi-tahun untuk kapasitas di dua pusat data Malaysia.
Kapasitas pelanggan yang dikontrak Firmus kini melebihi 900 MW.
Perusahaan ini dinilai di atas $10,5 miliar dalam penggalangan dana terbarunya.
Patagonia di Argentina menarik minat investor pusat data dengan energi murah, suhu dingin, dan lahan yang luas.
Pampa Energia sedang menjajaki proyek yang dapat menggunakan hingga 500 MW.
Perlombaan Infrastruktur AI Menjadi Global
Perlombaan untuk membangun infrastruktur di balik model AI tingkat lanjut kini merambah lebih jauh ke Asia dan Amerika Selatan, seiring perusahaan-perusahaan mengejar daya yang andal, lahan, dan kapasitas pusat data.
Detail Utama
Firmus asal Australia telah menandatangani perjanjian multi-tahun dengan OpenAI untuk memasok kapasitas komputasi dari dua pusat data di Malaysia. Kesepakatan ini menjadikan OpenAI sebagai pelanggan jangkar seiring dengan meningkatnya permintaan akan infrastruktur AI.
Firmus, yang didukung oleh NVIDIA, Jane Street, dana Blackstone, dan Coatue Management, bernilai di atas $10,5 miliar dalam putaran pendanaan terbarunya. Portofolionya mencakup dua pusat data yang beroperasi di Australia dan Singapura, dengan lima pusat data lainnya yang sedang dikembangkan di seluruh Asia-Pasifik.
Malaysia adalah pasar pusat data dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, meskipun meningkatnya penggunaan listrik dan air mulai menarik perhatian.
Sementara itu, Patagonia di Argentina mulai muncul sebagai pusat AI potensial lainnya. Pampa Energia sedang mencari investor untuk fasilitas di dekat pembangkit listrik Loma de la Lata miliknya, yang berpotensi mengonsumsi hingga 500 MW dari gas serpih Vaca Muerta.
Mengapa Ini Penting
Bagi para trader, ekspansi ini menunjukkan meningkatnya permintaan di berbagai sektor pusat data, listrik, semikonduktor, energi, dan infrastruktur. Rencana penerapan prosesor generasi berikutnya Vera Rubin dari NVIDIA di seluruh Asia-Pasifik juga menambah bobot tren ini.
Investor akan mengamati apakah proyek-proyek ini beralih dari rencana dan kontrak menjadi konstruksi skala besar, terutama karena masalah infrastruktur dan konektivitas tetap menjadi hambatan utama di Argentina.
Setiap berita utama adalah peluang — jangan hanya menonton dari pinggir lapangan. Perdagangkan langsung di TradeQuo.
Sumber: Reuters Patagonia DataCenters





